Agak terlambat memang jika kami baru memulai menuliskan apa-apa saja yang sudah kami lakukan bersama sejak tahun 2007 yang lalu. Sejumlah rasa telah berkumpul , sejumput nada telah nyaring berbunyi , adaptor telah dipasang dan berdaya. Berpuluh jek telah menuntun lajur suara kepada sound system dalam ruangan. Lalu , inilah kami.......3 orang pemuda yang meminjam nama seorang Raja di raja pencipta musik. “BEETHOVEN FROM STEREO”
DO
Dalam nada awal , yang tidak selalu do adalah c ini kami mulai saling bercerita tentang kisah – kisah yang sering terdengar seru untuk diceritakan. Adalah Jodhy Pamungkas. Seorang perupa yang pertama bercerita. Kemudian Irvan Ramdhani Herdian pun bertukar cerita kepada Jodhy Pamungkas. Dan Deni Prianto pun melengkapi bagian – bagian terpenting dalam cerita mereka. Singkat kata,mereka bertiga saling bercerita dalam sebuah kelompok bernama BEETHOVEN FROM STEREO.
RE
Dengan alat dan kekayaan intelektual se-adanya , kami terus bercerita. Menceritakan kisah kami kepada kawan – kawan terdekat. Jika DO adalah langkah awal , maka kami mulai mencari dan menggapai RE dalam upaya agar cerita itu berkelanjutan dan menambah jumlah pendengar.
MI
Mungkin para lelaki ini sudah mulai menemukan sedikit kesulitan dalam bercerita. Kami
pun menemukan sebuah cara baru agar cerita mereka lebih halus terdengar. Ya! Wanita....wanita adalah pengantar cerita yang lembut dan menyenangkan. Maka mereka mulai mencari dimana sosok itu. Dalam sebuah pertunjukan, kami bertemu sosok itu. Dia bernama Intan Anggita Pratiwi. Setelahnya , tentu dia yang melanjutkan cerita2 kami. Dan setelahnya,kami ber – 4 sama – sama telah melewati nada ketiga kami. Yaitu MI.



0 comments:
Posting Komentar